Pemerintah terbitkan 8 seri SBN ritel pada 2025 sebesar Rp153 triliun

1 week ago 17
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menerbitkan delapan seri surat berharga negara (SBN) ritel dengan total nilai Rp153 triliun.

"Kalau kita lihat dari delapan seri yang diterbitkan sepanjang 2025, total investornya mencapai sekitar 262 ribu investor," kata Plt Direktur Surat Utang Negara (SUN) DJPPR Kemenkeu Novi Puspita Wardani di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin.

Novi menyebut tren itu menunjukkan bahwa literasi keuangan masyarakat terus meningkat dan instrumen obligasi ritel makin dikenal.

Secara statistik, investor SBN ritel didominasi perempuan sebesar 58 persen dan laki-laki 42 persen.

Kemenkeu memperkirakan tren ini disebabkan oleh pengelolaan uang rumah tangga dalam banyak keluarga cenderung dikelola oleh perempuan.

Sedangkan, secara psikologis, perempuan cenderung memilih instrumen yang stabil dan aman.

"SBN ritel adalah instrumen yang relatif aman dan memberi kepastian, karena bersifat fixed income, kuponnya tetap. Karena itu, terlihat perempuan mendominasi sebesar 58 persen," jelasnya.

Bila ditinjau berdasarkan generasi, milenial dan gen Z mendominasi sekitar 57 persen, yang menunjukkan peningkatan partisipasi generasi muda dalam berinvestasi di obligasi ritel.

Sedangkan, gen X mengambil porsi, 29 persen, baby boomers 14 persen, dan generasi tradisional sebelum tahun 1945 sebesar 1 persen.

Dari sisi profesi, investor SBN ritel didominasi oleh pegawai swasta dengan porsi 33 persen. Kemudian, wiraswasta 18 persen, pelajar/mahasiswa 12 persen, ibu rumah tangga 9 persen, lainnya 9 persen, PNS 7 persen, pegawai otoritas/lembaga BUMN/BUMD 4 persen, profesional 4 persen, pensiunan 3 persen, serta TNI/Polri 1 persen.

Adapun berdasarkan wilayah, investor SBN ritel paling banyak berasal dari Indonesia Barat (selain DKI Jakarta) dengan porsi 62,1 persen, disusul DKI Jakarta 27,7 persen, Indonesia tengah 9,7 persen, dan Indonesia timur 0,5 persen.

"Ini menunjukkan tantangan sekaligus harapan ke depan. Tantangan artinya kita harus mengembangkan untuk meraih Indonesia bagian tengah dan timur, yang mungkin selama ini secara demografi jumlah investornya relatif terbatas. Artinya, ini tantangan untuk kita memberikan peningkatan literasi, karena potensinya cukup besar di sana," tutur Novi.

Baca juga: Pemerintah bakal terbitkan SBN ritel 8 kali tahun ini, target Rp170 T

Baca juga: Pemerintah bidik Rp25 triliun dari penerbitan SBN perdana ORI029

Baca juga: BI beli SBN sebesar Rp144,90 triliun hingga 15 Juli 2025

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article