Pakar Ungkap Penyebab Utama Penuaan: Bukan Usia, tapi Hormon!

3 weeks ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
 Bukan Usia, tapi Hormon! Proses penuaan pada manusia tidak semata-mata terjadi karena faktor usia, melainkan dipicu oleh menurunnya kadar hormon.(Freepik)

PROSES penuaan pada manusia tidak semata-mata terjadi karena faktor usia, melainkan dipicu oleh menurunnya kadar hormon di dalam tubuh. Hal tersebut disampaikan oleh Pakar Andrologi, Seksologi, dan Anti-Aging Universitas Udayana, Wimpie Pangkahila.

Ia menjelaskan bahwa penurunan hormon dialami baik oleh laki-laki maupun perempuan dan menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat terjadinya penuaan. Menurutnya, cara pandang terhadap penuaan perlu diubah.

“Manusia tidak menua karena usianya bertambah, melainkan karena kadar hormon menurun. Oleh karena itu, penuaan seharusnya dipandang sebagai kondisi yang bisa dicegah bahkan ditangani,” ujar Wimpie dalam diskusi kesehatan di Jakarta, Kamis.

Hormon, lanjutnya, memiliki peran vital dalam mempertahankan fungsi kehidupan manusia. Proses reproduksi, termasuk kehamilan dan kemampuan fertilitas, sangat bergantung pada keseimbangan hormon. Tanpa hormon yang bekerja optimal, fungsi dasar tersebut tidak dapat berjalan dengan baik.

Namun demikian, ia menilai masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya hormon bagi kualitas hidup. Ketidaktahuan ini sering kali membuat penurunan hormon tidak disadari sejak dini.

Wimpie mengungkapkan bahwa perubahan kadar hormon sebenarnya sudah dimulai sejak usia relatif muda dan akan terus berlangsung seiring bertambahnya usia. Gaya hidup yang tidak sehat, seperti kurang tidur, pola makan buruk, dan stres berkepanjangan, dapat mempercepat proses tersebut.

“Secara normal, hormon meningkat sejak lahir hingga dewasa, lalu mulai menurun sekitar usia 40-an. Tapi sekarang, karena pola hidup tidak sehat, banyak perempuan sudah mengalami menopause di usia 40 tahun. Ini jarang terjadi di masa lalu,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa penuaan merupakan proses kompleks yang dipengaruhi faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi ketidakseimbangan hormon, paparan radikal bebas, gangguan sistem imun, kerusakan DNA, hingga faktor genetik. Sementara faktor eksternal antara lain pola hidup, asupan makanan, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol, stres, serta kondisi sosial ekonomi.

Lebih lanjut, Prof. Wimpie membagi proses penuaan ke dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah fase subklinis yang terjadi pada usia 25–35 tahun, di mana hormon seperti hormon pertumbuhan, testosteron, dan estrogen mulai mengalami penurunan. Pada fase ini, perubahan fisik belum terlihat jelas, namun dapat diketahui melalui pemeriksaan medis.

“Banyak perempuan usia muda yang menggunakan kontrasepsi hormonal mengeluhkan penurunan gairah seksual. Ini terjadi karena kadar testosteron ikut menurun akibat pengaruh hormon dari kontrasepsi,” jelasnya.

Tahap berikutnya adalah fase transisi pada usia 35-45 tahun. Pada fase ini, kadar hormon dapat turun hingga 25%. Dampaknya antara lain peningkatan lemak tubuh, resistensi insulin, menurunnya elastisitas kulit, munculnya bintik pigmentasi, hingga risiko penyakit jantung. Pada perempuan dapat terjadi menopause, sementara pria mengalami andropause. Sejumlah penyakit degeneratif seperti diabetes, gangguan daya ingat, arthritis, dan kanker juga mulai bermunculan.

Sementara itu, fase klinis lanjut terjadi pada usia di atas 45 tahun. Pada tahap ini, penurunan hormon semakin signifikan, disertai berkurangnya kemampuan tubuh menyerap nutrisi dan vitamin, menurunnya kepadatan tulang, penyusutan massa otot, serta meningkatnya risiko penyakit kronis dan disfungsi seksual.

Wimpie menegaskan bahwa penurunan hormon yang tidak ditangani dapat menimbulkan berbagai keluhan yang mengganggu kenyamanan hidup. Jika berlangsung lama, kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan.

“Hormon yang paling menonjol kaitannya dengan penuaan dan fungsi seksual adalah testosteron, estrogen, dan progesteron. Namun hormon lain seperti tiroid juga berpengaruh. Ketidakseimbangan hormon dapat meningkatkan risiko penyakit serius, termasuk penyakit jantung,” pungkasnya. (AntZ-10)

Read Entire Article