Pakar Kesehatan: Balita dan Lansia Rentan Terpapar Super Flu

1 month ago 8
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

PAKAR kesehatan, Tjandra Yoga Aditama, mengingatkan bahwa ibu hamil, anak balita, dan lansia menjadi kelompok paling rentan terhadap infeksi influenza berat atau yang belakangan dikenal sebagai super flu. Meski sebagian besar kasus flu bersifat ringan, kelompok berisiko tinggi membutuhkan perhatian dan penanganan khusus.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Sebagian besar sakit flu memang ringan dan cukup diatasi dengan obat simtomatik. Tetapi pada flu berat dan kelompok berisiko tinggi, obat antivirus perlu dipertimbangkan,” kata Tjandra dalam keterangan tertulis dikutip pada Senin, 5 Januari 2026.

Menurut mantan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pemberian obat antivirus pada pasien flu berat serta mereka yang memiliki risiko komplikasi serius. Kelompok tersebut mencakup ibu hamil, anak di bawah usia enam tahun, lansia di atas 65 tahun, penderita penyakit kronik, pasien kemoterapi, serta individu dengan sistem imun rendah seperti pengidap HIV.

Tjandra menjelaskan, kelompok rentan lebih mudah mengalami perburukan kondisi jika terinfeksi influenza. Pada ibu hamil, flu dapat berdampak bukan hanya pada kesehatan ibu, tetapi juga janin. Sementara pada balita dan lansia, infeksi flu berisiko berkembang menjadi pneumonia atau komplikasi lain yang mengancam jiwa.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), kata Tjandra, juga menegaskan bahwa obat antivirus flu hanya dapat diperoleh dengan resep dokter. Obat ini berfungsi meringankan gejala dan memperpendek durasi sakit, terutama jika dikonsumsi dalam satu hingga dua hari sejak gejala muncul.

“CDC merekomendasikan antivirus bagi pasien flu yang dirawat di rumah sakit, pasien dengan flu sangat berat, dan kelompok berisiko tinggi seperti ibu hamil, penderita asma, penyakit paru kronik, diabetes, atau penyakit jantung,” ujarnya.

Dalam publikasi terbaru CDC pada November 2025, terdapat empat obat antivirus influenza yang telah mendapat persetujuan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA). Keempatnya adalah oseltamivir phosphate, zanamivir, peramivir, dan baloxavir marboxil.

Oseltamivir tersedia dalam bentuk pil atau cairan dan dapat digunakan pada berbagai kelompok usia. Zanamivir berbentuk bubuk inhalasi, namun tidak dianjurkan untuk pasien asma dan penyakit paru obstruktif kronik. Sementara itu, peramivir diberikan melalui suntikan intravena dan baloxavir dalam bentuk pil dosis tunggal, termasuk untuk anak usia lima tahun ke atas.

Baloxavir, lanjut Tjandra, juga dapat digunakan sebagai pencegahan pascapajanan, yakni diberikan setelah seseorang diduga terpapar pasien flu. Namun, ia menekankan bahwa penggunaan antivirus tetap harus berdasarkan indikasi medis. “Pesan utamanya, kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan lansia tidak boleh menyepelekan flu. Jika gejalanya berat atau memburuk, segera cari pertolongan medis,” kata dia.

Read Entire Article