Masa depan ekonomi dan geopolitik global di ujung uji

1 week ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Awal 2026 datang bukan sebagai pergantian kalender biasa, melainkan sebagai penanda bahwa peta kekuatan dunia bergerak ke fase yang lebih keras dan lebih terbuka.

Apa yang selama ini dibaca sebagai persaingan pengaruh, kini tampil dalam bentuk langkah-langkah yang langsung menyentuh jantung politik dan ekonomi negara lain.

Dari Karibia hingga Arktik, dari jalur tanker hingga ladang mineral, panggung geopolitik bergeser ke ruang-ruang yang selama ini dianggap pinggiran, tetapi justru menentukan masa depan teknologi, energi, dan keamanan global.

Langkah Amerika Serikat di Venezuela menjadi contoh paling mencolok. Operasi Absolute Resolve yang diluncurkan Donald Trump pada 3 Januari 2026, dengan dukungan kekuatan udara besar-besaran, sebagaimana dilaporkan berbagai media internasional, berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro di Caracas.

Peristiwa ini tidak hanya memicu reaksi politik internasional, tetapi juga membuka kembali perdebatan lama tentang batas antara penegakan kepentingan nasional dan penghormatan terhadap kedaulatan negara.

Di banyak ibu kota, isu yang dibicarakan bukan semata siapa yang menang dan siapa yang kalah, melainkan apa preseden yang sedang diletakkan untuk masa depan hubungan antarnegara.

Pengamat geopolitik dan Analis Madya Bidang Humas Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, Kolonel Dedy Yulianto, membaca peristiwa tersebut sebagai penegasan bahwa energi kembali duduk di kursi utama politik global.

Dalam pandangannya, Venezuela tidak sekadar soal rezim atau orientasi ideologi, melainkan tentang cadangan minyak mentah terbesar di dunia yang posisinya menentukan arah pasokan dan harga di pasar internasional.

Ia menilai langkah Washington juga diarahkan untuk mengerem laju pengaruh China dan Rusia di Amerika Latin, yang dalam beberapa tahun terakhir masuk melalui investasi energi dan infrastruktur.

Di balik kalkulasi strategis itu, ada lapisan lain yang jarang disorot di luar laporan-laporan teknis.

Kekosongan kekuasaan di dalam negeri Venezuela berpotensi memicu arus migrasi baru, tekanan sosial di negara-negara tetangga, dan ketidakpastian ekonomi di kawasan yang sudah lama bergulat dengan masalah stabilitas.

Dalam hitungan hari, pasar bereaksi. Harga minyak berayun tajam, sementara perusahaan pelayaran dan eksportir mulai menyusun ulang kalkulasi mereka. Premi asuransi naik, waktu tempuh diperpanjang, dan risiko keterlambatan masuk sebagai variabel baru dalam kontrak.

Ketegangan itu tidak berhenti di daratan. Pada 7 Januari 2026, penyitaan tanker berbendera Rusia di dekat Islandia membawa Atlantik Utara ke dalam sorotan dunia.

Jalur laut yang biasanya dibaca sebagai infrastruktur ekonomi, kini diperlakukan seperti ruang manuver. Rute kapal, pelabuhan singgah, bahkan jadwal bongkar muat mulai dihitung bukan hanya dari sisi biaya, tetapi dari sisi keamanan dan tekanan politik.

Bagi Eropa, kondisi ini bukan sekadar isu keamanan, tetapi juga soal pasokan energi dan kelangsungan industri. Bagi perusahaan pelayaran, ini berarti premi asuransi yang melonjak dan jadwal distribusi yang semakin sulit diprediksi.

Perebutan Greenland

Kolonel Dedy menggambarkan kawasan itu, kini seperti ruang pengawasan terbuka, di mana ekonomi dan militer berjalan berdampingan.

Di satu sisi, negara-negara berupaya menjaga kelancaran arus barang dan energi. Di sisi lain, jalur ekonomi, dari pelabuhan hingga kontrak pasokan, mulai digunakan sebagai instrumen tekanan politik.

Bagi sistem perdagangan internasional yang masih berupaya pulih dari guncangan pandemi dan konflik sebelumnya, situasi ini menambah lapisan ketidakpastian baru.

Perhatian dunia kemudian melompat jauh ke utara, ke Greenland. Pulau raksasa di kawasan Arktik itu bukan hanya soal peta pertahanan rudal, tetapi juga soal masa depan industri teknologi.

Di bawah lapisan esnya tersimpan mineral tanah jarang yang kini diburu industri kendaraan listrik, produsen baterai, hingga kontraktor pertahanan. Bahan baku ini menentukan siapa menguasai rantai teknologi dalam satu dekade ke depan.

Ketika pemerintahan Trump mempercepat langkah memperkuat pengaruh di wilayah ini, banyak analis membaca sinyal bahwa persaingan global tidak lagi hanya bertumpu pada minyak dan gas, tetapi juga pada bahan baku teknologi masa depan.

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article