KP2MI soroti isu visa, rebut peluang kerja sektor pariwisata Polandia

1 week ago 4
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Christina Aryani menyoroti masalah visa para calon pekerja migran Indonesia, di tengah peluang kerja sektor pariwisata dan manufaktur di Polandia.

"Sektor pariwisata di salah satu kota di Polandia tengah dikembangkan dan berpotensi membutuhkan tenaga kerja dari Indonesia," katanya, usai pertemuan daring dengan KBRI Warsawa, Selasa (27/1), sebagaimana keterangan kementerian tersebut.

Christina menegaskan pekerja migran Indonesia siap mengisi peluang penempatan di Polandia, khususnya untuk sektor pariwisata dan manufaktur, dan Pemerintah Indonesia tertarik untuk mengisi peluang tersebut melalui skema G to P (government to private).

Meski siap mengisi, Wamen Christina meminta agar berbagai kendala yang masih dihadapi, terutama terkait penerbitan visa kerja, bisa diselesaikan.

"Dalam skema G to P, peran pemerintah menjadi penting. Saya menekankan agar persoalan visa harus dipastikan bisa diselesaikan tepat waktu. Jangan sampai calon pekerja sudah mendaftar lama, tetapi visanya tidak kunjung terbit," tegasnya.

Selama ini, kata dia, penerbitan visa kerja Polandia menjadi salah satu keluhan utama calon pekerja migran Indonesia (CPMI).

"Kami sudah berbicara dengan Konsul Polandia di Jakarta lebih dari satu kali, tetapi memang semuanya bergantung pada kebijakan Pemerintah Polandia. Padahal, kebutuhan tenaga kerja migran di sana terus meningkat," kata Wamen Christina.

Jika skema G to P ingin dijalankan secara efektif, Nota Kesepahaman (MoU) yang saat ini sedang dalam tahap persiapan harus mampu menjamin kepastian proses visa kerja tersebut, katanya.

"Saya meminta bantuan KBRI Warsawa untuk memastikan perusahaan di Polandia yang akan merekrut pekerja migran dapat memastikan dan bertanggung jawab terhadap penyelesaian visa secara tepat waktu," katanya lebih lanjut.

Sementara itu, Christina juga mengingatkan kembali bahwa Kementerian P2MI telah mengeluarkan imbauan agar calon pekerja migran berhati-hati terhadap pihak-pihak yang menjanjikan keberangkatan dan kepastian visa ke Polandia.

"Faktanya, proses visa ke Polandia dapat memakan waktu sangat lama, mulai dari dua bulan hingga dua tahun, tanpa ada garansi. Karena itu, saat ini kami belum mengimbau masyarakat untuk berangkat ke Polandia," tegasnya.

"Kecuali jika skema G2P ini bisa direalisasikan dan persoalan visa dapat diselesaikan, barulah penempatan pekerja migran ke Polandia bisa menjanjikan, lebih aman dan terlindungi," imbuhnya.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article