Daftar Penggugat KUHP Baru 2026: Mahasiswa, Karyawan, hingga Koalisi Sipil

4 weeks ago 8
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
 Mahasiswa, Karyawan, hingga Koalisi Sipil Ketua MK Suhartoyo (tengah) memimpin Sidang sengketa pilkada di MK(Dok.MI)

GELOMBANG perlawanan hukum terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional (UU No. 1 Tahun 2023) langsung membanjiri Mahkamah Konstitusi (MK). Berdasarkan data kepaniteraan MK per Selasa (6/1/2026), tercatat sedikitnya delapan permohonan uji materi yang diajukan oleh berbagai elemen masyarakat.

Para penggugat datang dari latar belakang beragam, mulai dari kelompok mahasiswa, karyawan swasta, hingga koalisi masyarakat sipil yang menilai "pasal-pasal karet" dalam aturan baru ini mengancam demokrasi dan hak sipil.

1. Kelompok Mahasiswa (Universitas Terbuka & Lintas Kampus)

Kelompok mahasiswa menjadi pihak yang paling agresif mengajukan gugatan. Tercatat ada beberapa klaster gugatan dari mereka:

  • Gugatan Pasal Penghinaan Presiden (Pasal 218): Diajukan oleh Afifah Nabila Fitri dan 11 rekan mahasiswa lainnya. Mereka menilai pasal ini menimbulkan fear effect yang membungkam nalar kritis mahasiswa.
  • Gugatan Hukuman Mati (Pasal 100): Diajukan oleh Vendy Setiawan, Novita Ayu Fitriani, dan kawan-kawan. Mereka menyoroti mekanisme masa percobaan 10 tahun yang dinilai tidak memberikan kepastian hukum (subjektif).
  • Gugatan Pasal "Hasutan Agama" (Pasal 302): Diajukan oleh Rahmat Najmu dkk, yang khawatir pasal ini mengkriminalisasi ekspresi keagamaan atau diskusi akademis tentang kepercayaan.
  • Gugatan Aturan Demonstrasi (Pasal 256): Diajukan oleh Tommy Juliandi beserta 12 mahasiswa lainnya, yang menolak pidana bagi aksi damai tanpa pemberitahuan.

2. Warga Negara Perseorangan & Karyawan

Selain mahasiswa, warga sipil yang merasa terancam profesinya juga turut menggugat:

  • Mantan Karyawan Bank (Ershad Bangkit Yuslivar): Menggugat Pasal 603 & 604 terkait Tindak Pidana Korupsi. Ia khawatir definisi korupsi yang baru dapat menjerat staf administrasi yang hanya menjalankan perintah atasan.
  • Karyawan Swasta (Lina & Sandra Paramita): Menggugat Pasal 488 tentang penggelapan dalam hubungan kerja/jabatan, serta beberapa pasal dalam KUHAP baru yang dinilai merugikan posisi karyawan di mata hukum.

3. Dukungan Koalisi Masyarakat Sipil

Meski banyak gugatan diajukan atas nama perseorangan, gerakan ini mendapat dukungan penuh dari Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pembaruan Hukum (terdiri dari YLBHI, LBH Jakarta, ICJR, dll). Pada 1 Januari 2026, koalisi ini mendeklarasikan status "Indonesia Darurat Hukum" dan memberikan pendampingan hukum bagi para pemohon uji materi.

Mahkamah Konstitusi dijadwalkan akan menggelar sidang pemeriksaan pendahuluan untuk gugatan-gugatan ini mulai Jumat (9/1/2026) mendatang. (H-4)

Read Entire Article