CPI Ungkap 'Mitos' Penanganan Iklim dan Pendanaan Hijau di RI

1 day ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Climate Policy Initiative (CPI) Tiza Mafira mengungkapkan transisi hijau pada industri menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi tanah air. Langkah ini harus dilakukan agar lebih kompetitif dan menjaga daya tahan Indonesia terhadap potensi bencana.

"Juga menjaga daya tahan Indonesia terhadap negara bencana alam yang semakin banyak maka ketika kita ingin meraup keuntungan di masa depan, kita harus berinvestasi sekarang," ujar Tiza dalam ESG Sustainability Forum 2026 CNBC Indonesia, Selasa (3/2/2026).

Selain itu, dibutuhkan inisiatif regulasi untuk memantau dan menganalisa semua pembiayaan serta pendanaan yang terkait dengan isu iklim. Tiza menilai sumber dana pembiayaan, instrumen, hingga penggunaannya harus diawasi agar tepat sasaran.

"Kami juga memberikan rekomendasi Kepada sektor keuangan dan pembuat kebijakan sektor keuangan, misalnya Kementerian Keuangan dan OJK. Bagaimana caranya mengakses lebih banyak pendanaan hijau untuk Indonesia," ujar dia.

Tiza menegaskan dibutuhkan transparansi terkait pendanaan hijau, dan menemukan beberapa 'mitos' serta asumsi yang harus diluruskan. Pertama, terkait anggapan Indonesia memerlukan bantuan asing untuk mengatasi krisis iklim.

"Data 10 tahun menunjukkan bahwa tidak pernah sekalipun ada satu momen dalam sejarah dimana pendanaan asing itu melebihi pendanaan domestik untuk aksi iklim. Selalu Indonesia mendanai aksi iklimnya dengan porsi yang lebih besar 60-70% itu sebenarnya pendanaan domestik," ujarnya.

Jika Amerika Serikat hingga Eropa mengatakan akan menarik diri dan melakukan realokasi budget, menurutnya Indonesia tidak perlu khawatir, karena selama ini dana dari domestik masih mendominasi.

Mitos kedua, sektor swasta Itu tidak tertarik dengan sektor hijau. Tiza mengatakan investasi energi terbarukan di Indonesia itu sudah mencapai 50%, utamanya panas bumi dan angin.

"Ada beberapa pekerjaan rumah yang perlu diperbaiki, tetapi ini menunjukkan kalau kita konsisten dan menunjukkan bahwa kebijakan-kebijakan di Indonesia itu tidak membendung demand untuk energi terbarukan serta sektor hijau, maka investasi itu akan mengalir dengan sendirinya karena memang sudah menjadi ketertarikan investor swasta," jelasnya.

(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article