Jakarta (ANTARA) - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memandang terdapat potensi penyaluran kredit industri perbankan untuk tumbuh dua digit pada tahun ini, setelah kinerja kredit industri pada 2025 hanya mencatatkan pertumbuhan satu digit.
“Kalau saya lihat potensi di dua digit, ada. Dengan begini banyak program pemerintah yang berjalan, semoga kita di perbankan bisa berusaha sekeras-kerasnya untuk mencapai double digit tahun 2026 ini,” kata Presiden Direktur BCA Hendra Lembong menjawab pertanyaan media dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Ketika ditanya apakah perseroan melihat kecenderungan pelaku usaha akan lebih ekspansif dibanding tahun lalu, Hendra mengatakan bahwa sebagian pengusaha masih melakukan ekspansi dan sebagian lainnya bersikap wait and see karena mencermati perkembangan global.
“Saya rasa itu normal, karena situasi geopolitik itu berubah begitu cepat, mengenai tarif dan sebagainya. Jadi sebagian (pelaku usaha) tentu normal untuk wait and see,” ujar dia.
Namun, Hendra juga mencatat bahwa arus investasi asing yang masuk ke Indonesia masih relatif kuat, khususnya dari China.
Para investor tersebut umumnya menjalin kemitraan dengan nasabah BCA, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan kredit perbankan serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Untuk diketahui, pada konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Rabu lalu (21/1), Bank Indonesia (BI) mencatat kredit perbankan pada 2025 tumbuh sebesar 9,69 persen yoy.
Meski berada dalam kisaran prakiraan bank sentral, angka tersebut lebih rendah dibandingkan realisasi pada 2024. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pertumbuhan kredit pada akhir 2024 mencapai 10,46 persen yoy.
Pertumbuhan kredit pada 2025 terutama didorong oleh kredit investasi yang tumbuh sebesar 21,06 persen yoy, diikuti oleh kredit konsumsi sebesar 6,58 persen yoy dan kredit modal kerja sebesar 4,52 persen yoy, berdasarkan data BI.
Bank sentral pun mendorong pelaku usaha untuk melakukan ekspansi usaha dengan memanfaatkan fasilitas pinjaman yang belum digunakan (undisbursed loan) yang tercatat masih cukup besar pada Desember 2025, yaitu mencapai Rp2.439,2 triliun atau 22,12 persen dari plafon kredit yang tersedia.
Untuk tahun ini, BI memprakirakan pertumbuhan kredit perbankan berada pada kisaran 8-12 persen.
Adapun BCA sendiri membukukan pertumbuhan kredit sebesar 7,7 persen yoy mencapai Rp993 triliun per Desember 2025.
Kredit usaha yang disalurkan BCA tumbuh 9,9 persen yoy mencapai Rp756,5 triliun. Jumlah ini terdiri dari kredit korporasi sebesar Rp478,9 triliun (tumbuh 11,5 persen yoy), kredit komersial Rp146,8 triliun (tumbuh 8,5 persen yoy), dan kredit UKM Rp130,9 triliun (tumbuh 5,7 persen yoy).
Adapun pada 2026, BCA menargetkan penyaluran kredit dapat tumbuh pada kisaran 8-10 persen.
Baca juga: BCA bidik penyaluran kredit tahun 2026 tumbuh 8-10 persen
Baca juga: BCA bukukan laba bersih Rp57,5 triliun pada 2025, tumbuh 4,9 persen
Baca juga: BCA minta nasabah waspadai modus "phishing" melalui website palsu
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
.png)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3150608/original/034688400_1591913197-ps5-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474416/original/065895400_1768476260-3_Petinggi.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5256784/original/092761500_1750254607-photo_6237496642689418828_y.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4940649/original/030602500_1725909892-Apple-iPhone-16-finish-lineup-240909.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5473427/original/064018200_1768443556-Potret_sisi_belakang_bodi_Redmi_Note_15_Pro_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475181/original/039823200_1768554526-Biwin_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466750/original/002768900_1767853711-OpenAI_Rilis_ChatGPT_Health_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5285635/original/038391000_1752721652-Mobile_Record_Pre_Activity.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475304/original/095087700_1768564600-Numofest.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476422/original/056804200_1768748790-Alter_Ego_Menangkan_Derbi_Indonesia_di_M7_MLBB_Lawan_Onic_01.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5475769/original/060517500_1768648394-5_Fitur_Spotify_yang_Jadi_Alasan_Banyak_Pengguna_Enggan_Pindah_ke_Aplikasi_Lain.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474073/original/037917000_1768466045-Oppo_Reno_15_Series_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477012/original/054542900_1768806227-New_Project.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5473533/original/062462200_1768448014-Potret_sisi_belakang_bodi_Redmi_Note_15_Pro___3_.jpeg)