Jakarta (ANTARA) - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menargetkan penyaluran kredit pada tahun 2026 dapat tumbuh pada kisaran 8 hingga 10 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada 2025 dengan pertumbuhan sebesar 7,7 persen (year on year/yoy).
“Kita lebih positif melihat perkembangan tahun ini. Mudah-mudahan pertumbuhan kredit ini bisa lebih cepat dibanding tahun lalu, dari kuartal I dan seterusnya,” kata Direktur BCA Vera Eve Lim menjawab pertanyaan media dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Seiring dengan penurunan suku bunga acuan (BI-Rate) sebanyak lima kali sepanjang 2025, Vera menambahkan bahwa margin bunga bersih (net interest margin/NIM) BCA pada tahun ini diperkirakan berada pada kisaran 5,4 sampai 5,6 persen.
Adapun NIM BCA pada 2025 ditutup sebesar 5,73 persen, turun dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 5,83 persen.
“Jadi menurun NIM-nya (perkiraan pada 2026). Memang kita ekspektasi dampaknya (dampak penurunan BI-Rate pada 2025) akan lebih terasa tahun ini,” kata Vera.
Sementara rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) BCA pada tahun ini akan tetap dijaga pada kisaran yang tidak jauh berbeda dari 2025, yakni 1,8 sampai 2 persen.
Untuk sepanjang 2025, NPL (gross) BCA tercatat berada di level 1,71 persen, turun dibandingkan posisi akhir 2024 yang sebesar 1,78 persen.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur BCA Hendra Lembong menambahkan bahwa perseroan terus berupaya menangkap berbagai peluang bisnis untuk mendorong kinerja, sambil memperhatikan perubahan dinamika global maupun domestik.
Pada tahun ini, perseroan juga tetap berupaya meningkatkan penyaluran kredit serta penghimpunan dana murah (CASA).
“Dengan suku bunga yang trennya menurun, strategi kita tentunya menaikkan volume, sehingga 2026 kita akan coba lebih agresif lagi untuk mengejar bisnis para nasabah supaya lebih banyak lagi transaksinya melalui BCA,” kata Hendra.
Adapun saat ini, BCA memproyeksikan pemangkasan BI-Rate akan terjadi sebanyak satu hingga dua kali sepanjang 2026. Proyeksi ini bisa berubah dengan mempertimbangkan dinamika makroekonomi, terutama arah suku bunga Amerika Serikat (AS) atau Fed Funds Rate (FFR).
“Tantangan selalu ada setiap tahun (terutama dalam merealisasikan target bisnis pada 2026). Semoga kita bisa ada solusinya untuk semua tantangan di tahun 2026,” kata Hendra.
Per akhir Desember 2025, total kredit BCA tercatat tumbuh sebesar 7,7 persen yoy menjadi Rp993 triliun.
Dari jumlah tersebut, kredit korporasi mendominasi dengan porsi 48,2 persen atau mencapai Rp478,9 triliun (tumbuh 11,5 persen yoy). Kemudian, diikuti kredit komersial Rp146,8 triliun (tumbuh 8,5 persen yoy) dan kredit UKM Rp130,9 triliun (tumbuh 5,7 persen yoy).
Sementara kredit konsumer tercatat sebesar Rp224,1 triliun, tumbuh 0,2 persen yoy atau tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya.
Total dana pihak ketiga (DPK) BCA tumbuh 10,2 persen yoy mencapai Rp1.249 triliun per akhir Desember 2025. Dana giro dan tabungan (CASA) naik 13,1 persen yoy hingga Rp1.045 triliun.
Menutup tahun 2025, BCA membukukan laba bersih secara konsolidasi sebesar Rp57,5 triliun pada tahun 2025, tumbuh 4,9 persen yoy dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Baca juga: BCA bukukan laba bersih Rp57,5 triliun pada 2025, tumbuh 4,9 persen
Baca juga: BCA minta nasabah waspadai modus "phishing" melalui website palsu
Baca juga: BCA Digital catat tren kenaikan investor ritel di kalangan anak muda
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
.png)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3150608/original/034688400_1591913197-ps5-2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474416/original/065895400_1768476260-3_Petinggi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5256784/original/092761500_1750254607-photo_6237496642689418828_y.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4940649/original/030602500_1725909892-Apple-iPhone-16-finish-lineup-240909.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5473427/original/064018200_1768443556-Potret_sisi_belakang_bodi_Redmi_Note_15_Pro_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475181/original/039823200_1768554526-Biwin_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466750/original/002768900_1767853711-OpenAI_Rilis_ChatGPT_Health_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5285635/original/038391000_1752721652-Mobile_Record_Pre_Activity.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475304/original/095087700_1768564600-Numofest.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476422/original/056804200_1768748790-Alter_Ego_Menangkan_Derbi_Indonesia_di_M7_MLBB_Lawan_Onic_01.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5475769/original/060517500_1768648394-5_Fitur_Spotify_yang_Jadi_Alasan_Banyak_Pengguna_Enggan_Pindah_ke_Aplikasi_Lain.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474073/original/037917000_1768466045-Oppo_Reno_15_Series_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477012/original/054542900_1768806227-New_Project.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5473533/original/062462200_1768448014-Potret_sisi_belakang_bodi_Redmi_Note_15_Pro___3_.jpeg)