Awal Tahun, DIY Alami Inflasi 0,65%, Disumbang Cabai dan Ayam

4 weeks ago 8
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Awal Tahun, DIY Alami Inflasi 0,65%, Disumbang Cabai dan Ayam Ilustrasi(MI/ANDRI W)

BERDASARKAN rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) DIY pada Desember 2025 secara bulanan mengalami inflasi sebesar 0,65% (mtm), lebih tinggi dibandingkan realisasi November 2025 yang mengalami inflasi sebesar   0,27% (mtm). 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Darmadi Sudibyo menyampaikan, secara tahunan, DIY mengalami inflasi yang terkendali sebesar 3,11% (yoy) pada Desember 2025 dan berada dalam rentang target sasaran inflasi Nasional 2025, meski lebih tinggi dibandingkan inflasi tahunan bulan November 2025 sebesar 2,92% (yoy). 

Berdasarkan kota IHK, Kota Yogyakarta pada Desember 2025 mengalami inflasi bulanan sebesar 0,53% (mtm) atau secara tahunan mencapai 3,33% (yoy). Sedangkan Kab.Gunungkidul tercatat mengalami inflasi sebesar 0,74% (mtm) sehingga inflasi tahunan mencapai 2,93% (yoy).

Sesuai dengan siklusnya, meningkatnya kunjungan wisatawan pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mendorong peningkatan konsumsi sehingga memicu inflasi terutama pada Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang tercatat mengalami inflasi sebesar 1,66% (mtm) pada Desember 2025 dengan andil inflasi sebesar 0,47% (mtm). 

Kondisi tersebut terutama disebabkan oleh naiknya harga komoditas cabai rawit, daging ayam ras, dan cabai merah dengan masing-masing andil inflasi sebesar 0,14% (mtm), 0,06% (mtm), dan 0,04% (mtm). Harga cabai rawit dan cabai merah meningkat akibat curah hujan yang tinggi pada Desember 2025 sehingga menyebabkan penurunan produksi yang berdampak pada terbatasnya pasokan. 

"Sementara itu, harga daging ayam ras naik seiring meningkatnya permintaan masyarakat pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026," ungkap dia, Senin (5/12).

Selain itu, Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya tercatat mengalami inflasi sebesar 1,83% (mtm) dengan andil inflasi sebesar 0,13% (mtm). Penyebab utama inflasi pada kelompok ini adalah kenaikan harga emas perhiasan dengan andil inflasi sebesar 0,13% (mtm). Kenaikan harga emas dipengaruhi harga emas global seiring ketidakpastian global yang tercermin dari meningkatnya Global Risk Index dan Geopolitical Risk Index. Kondisi tersebut berdampak pada tingginya permintaan konsumen untuk komoditas emas sebagai aset safe-haven.

Selanjutnya, Kelompok Transportasi tercatat mengalami inflasi sebesar 0,38% (mtm) dengan andil inflasi sebesar 0,05% (mtm). Kondisi tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya harga bensin sejalan dengan berlakunya kebijakan pemerintah terkait peningkatan harga BBM nonsubsidi yang berlaku pada 1 Desember 2025 di seluruh wilayah Indonesia, termasuk DIY.

Inflasi yang lebih tinggi tertahan oleh turunnya harga pada beberapa komoditas pada Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, yaitu pada komoditas kelapa, buncis, dan ketimun dengan andil deflasi masing-masing sebesar 0,02% (mtm); 0,01% (mtm); 0,01% (mtm). Penurunan harga kelapa disebabkan oleh ketersediaan pasokan yang terjaga di tengah permintaan yang masih terbatas. 

Selain itu, harga buncis dan ketimun mengalami deflasi akibat normalisasi dari kenaikan harga bulan sebelumnya, didukung dengan jumlah pasokan yang mulai stabil.

Dalam upaya pengendalian inflasi, Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY mengapresiasi kontribusi aktif berbagai pihak yang telah membangun sinergi dan kolaborasi. 

Upaya tersebut memberikan hasil DIY sebagai Juara II TPID Provinsi Berkinerja Terbaik se-Kawasan Jawa Bali pada ajang TPID Award 2025. 

Selanjutnya, Bank Indonesia memprakirakan inflasi DIY tahun 2026 tetap terjaga pada kisaran target 2,5%+1% (yoy). Kondisi tersebut didukung oleh komitmen TPID DIY untuk melanjutkan langkah pengendalian inflasi melalui program GNPIP dalam kerangka 4K (Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif).

Program yang telah dilakukan, di antaranya pelaksanaan operasi pasar/pasar murah yang diperkuat dengan optimalisasi Kios Segoro Amarto serta Warung MRANTASI sebagai price reference store untuk menjaga daya beli, kampanye belanja bijak, dan penguatan Kerjasama Antar Daerah (KAD) baik antar provinsi maupun intra provinsi dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan strategis serta maraknya berbagai gerakan sosial masyarakat yang bertujuan untuk stabilitas harga dan pasokan melalui efisiensi distribusi komoditas. 

Read Entire Article