Asteroid Raksasa Berpeluang Tabrak Bulan pada 2032, Bisa Picu Gempa dan Hujan Meteorit

7 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Asteroid Raksasa Berpeluang Tabrak Bulan pada 2032, Bisa Picu Gempa dan Hujan Meteorit Ilustrasi(freepik)

ASTEROID 2024 YR4 menarik perhatian para astronom setelah pembaruan analisis lintasannya mengungkap adanya peluang kecil benda langit ini dapat menabrak Bulan pada 22 Desember 2032. Berdasarkan perhitungan terbaru, kemungkinan terjadinya tumbukan tersebut berada di kisaran 4%, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai potensi dampaknya bagi Bumi.

Menurut para peneliti, tumbukan ini diperkirakan akan melepaskan energi setara 6,5 juta ton TNT dan membentuk kawah berdiameter sekitar satu kilometer. Dampak tersebut berpotensi menjadi tumbukan paling kuat yang pernah tercatat di Bulan sejak era pengamatan modern.

Tumbukannya Dapat Dipantau dari Bumi

Alih-alih membahas upaya pencegahan, para ilmuwan kini justru memusatkan perhatian pada apa yang akan terjadi jika asteroid itu benar-benar menghantam Bulan. Dalam sebuah studi pracetak yang dibahas Discover Magazine, tim peneliti memodelkan berbagai dampak fisik tumbukan, sekaligus menyusun linimasa pengamatan dari detik-detik awal hingga bertahun-tahun setelah kejadian.

Bagi dunia sains, peristiwa ini dipandang sebagai peluang langka untuk menyaksikan secara langsung bagaimana tumbukan besar membentuk permukaan Bulan dan memengaruhi bagian dalamnya.

Kilatan Cahaya dan Panas Ekstrem

Tumbukan Asteroid 2024 YR4 diperkirakan akan diawali dengan kilatan cahaya terang. Para peneliti memperkirakan kilatan tersebut dapat mencapai kecerlangan antara magnitudo –2,5 hingga –3, setara dengan terang planet Jupiter di langit malam, dan berlangsung selama beberapa menit. Dalam kondisi pengamatan yang mendukung, peristiwa ini berpotensi terlihat dari Bumi menggunakan teleskop berukuran kecil.

Tumbukan tersebut diperkirakan melelehkan batuan Bulan hingga suhu sekitar 2.000 Kelvin. Material cair ini kemudian akan mendingin selama beberapa jam hingga beberapa hari, sambil memancarkan radiasi inframerah yang dapat dipantau teleskop.

Gempa di Bulan

Energi tumbukan tidak hanya berdampak di permukaan, tetapi juga merambat ke bagian dalam Bulan. Berdasarkan simulasi, tabrakan ini berpotensi memicu gempa Bulan dengan kekuatan sekitar magnitudo 5, setara dengan gempa sedang di Bumi.

Seismometer yang berada di permukaan Bulan diperkirakan mampu merekam getaran ini dari jarak yang sangat jauh. Karena energi tumbukan dapat diperkirakan sebelumnya, data gempa tersebut dinilai sangat berharga untuk memahami bagaimana gelombang seismik merambat di dalam Bulan dan bagaimana struktur interiornya merespons guncangan besar.

Puing Tumbukan Berpotensi Menuju Bumi

Tidak seluruh material hasil tumbukan akan tetap berada di Bulan. Simulasi menunjukkan puluhan hingga ratusan juta kilogram batuan dapat terlepas dari gravitasi Bulan, tergantung pada sudut tumbukan.

Sebagian puing akan bertahan di sistem Bumi–Bulan, sementara sebagian kecil lainnya berpotensi mencapai Bumi. Dalam beberapa skenario, fragmen kecil dapat tiba dalam hitungan hari dan memicu peningkatan aktivitas meteor untuk sementara waktu. Dalam jangka bulan hingga tahun, pecahan yang lebih besar bahkan berpeluang jatuh ke Bumi sebagai meteorit Bulan.

Para peneliti tidak memandang dampak tumbukan ini sebagai peristiwa terpisah. Setiap fase telah dikaitkan dengan instrumen pengamatan tertentu, mulai dari kamera optik berkecepatan tinggi saat detik tumbukan, teleskop inframerah untuk memantau pendinginan kawah, seismometer untuk merekam gempa, hingga jaringan pemantau meteor dalam jangka panjang.

Dengan menggabungkan prediksi kilatan cahaya, panas, guncangan, dan pergerakan puing, studi ini menyusun linimasa pengamatan dari beberapa detik setelah tumbukan hingga bertahun-tahun kemudian. Jika Asteroid 2024 YR4 benar-benar menghantam Bulan pada 2032, para ilmuwan sudah mengetahui kapan harus mengamati dan sinyal apa saja yang perlu dicermati. (Discover Magazine/Z-2)

Read Entire Article