Sepatu running favorit paling nyaman dan tahan lama.(Dok. Freepik)
Tren aktivitas lari di Indonesia menunjukkan grafik yang terus menanjak pada tahun 2026. Olahraga ini bukan sekadar gaya hidup sehat, melainkan telah menjadi kultur kompetitif dengan menjamurnya ajang maraton dan komunitas lari di berbagai kota. Dalam ekosistem ini, sepatu running bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan investasi vital yang menentukan kenyamanan, performa, hingga pencegahan cedera.
Memasuki tahun 2026, teknologi bantalan (cushioning) dan material upper semakin canggih, baik dari merek global maupun lokal yang kian kompetitif. Berdasarkan analisis tren pencarian di marketplace, ulasan pelari profesional, dan data penjualan, berikut adalah tujuh rekomendasi sepatu running terbaik yang layak Anda pertimbangkan tahun ini.
1. Ortuseight Hyperblast 2.1
Brand lokal Ortuseight terus mendominasi pasar menengah dengan seri Hyperblast. Versi 2.1 ini menyempurnakan reputasi pendahulunya sebagai sepatu dengan bantalan "max cushion" yang sangat memanjakan kaki.
- Karakteristik: Sangat empuk, stabil, dan protektif.
- Cocok Untuk: Pelari pemula, pelari dengan berat badan berlebih (karena redaman impak yang baik), dan recovery run.
- Kisaran Harga: Rp675.000
2. Ortuseight Hyperdrive 3.0
Jika Hyperblast fokus pada keempukan, Hyperdrive 3.0 didesain untuk kecepatan. Sepatu ini memiliki profil yang lebih agresif dan responsif, memungkinkan pelari mendapatkan dorongan balik energi yang lebih baik saat memacu kecepatan.
- Karakteristik: Ringan, responsif, sol lebih kaku untuk transisi cepat.
- Cocok Untuk: Latihan interval, tempo run, dan pelari yang mengejar Personal Best (PB) di jarak 5K-10K.
- Kisaran Harga: Rp628.000
3. Ortuseight Hyperfuse 2.2
Hyperfuse 2.2 hadir sebagai titik tengah yang manis antara kenyamanan dan sirkulasi udara. Desain upper yang menggunakan material mesh berteknologi tinggi membuat kaki tidak mudah panas meskipun digunakan lari di iklim tropis Indonesia.
- Karakteristik: Breathable (adem), fleksibel, dan durable.
- Cocok Untuk: Jogging harian jarak menengah (5-10 km) dan penggunaan di cuaca panas.
- Kisaran Harga: Rp629.000
4. UNERD Performance Sombra
UNERD membuktikan bahwa sepatu lari fungsional tidak harus mahal. Seri Performance Sombra menjadi primadona di segmen entry-level karena durabilitasnya yang mengejutkan untuk harganya.
- Karakteristik: Sol karet tahan abrasi, desain simpel, struktur solid.
- Cocok Untuk: Pelajar/mahasiswa, pelari pemula, atau sepatu rotasi harian agar sepatu utama lebih awet.
- Kisaran Harga: Rp348.000
5. Nike Pegasus Premium Men's Road Running Shoes
Sebagai salah satu seri sepatu lari terlama di dunia, Nike Pegasus di tahun 2026 (kemungkinan seri Pegasus 42 atau 43) tetap menjadi standar emas sepatu daily trainer global. Versi premium ini biasanya dilengkapi teknologi Zoom Air ganda yang memberikan responsivitas ikonik.
- Karakteristik: Versatile (serba bisa), bantalan medium-firm, lockdown tumit yang sangat baik.
- Cocok Untuk: Segala jenis lari, mulai dari long run di akhir pekan hingga latihan kecepatan ringan. Investasi jangka panjang terbaik.
- Kisaran Harga: Rp3.300.000
6. ASICS Novablast 5
ASICS Novablast 5 adalah definisi dari kesenangan berlari. Dengan busa FF Blast+ yang tebal, sepatu ini memberikan efek trampolin atau bouncy yang membuat langkah terasa ringan dan bertenaga.
- Karakteristik: High energy return, desain geometris sol yang unik, sangat empuk.
- Cocok Untuk: Lari jarak jauh (Half Marathon/Marathon) di mana kenyamanan dan penghematan energi kaki sangat krusial.
- Kisaran Harga: Rp2.200.000
7. Eagle Run Breaker
Legenda sepatu olahraga Indonesia, Eagle, menghadirkan Run Breaker bagi mereka yang memprioritaskan fungsi dasar tanpa fitur gimmick. Ini adalah sepatu "tempur" yang tangguh untuk berbagai kondisi jalanan aspal maupun paving block.
- Karakteristik: Outsole karet penuh (tidak licin), upper sintetis kombinasi mesh.
- Cocok Untuk: Jogging santai, jalan cepat, dan aktivitas gym/fitness umum.
- Kisaran Harga: Rp448.000
People Also Ask
Berapa lama masa pakai sepatu lari?
Umumnya, sepatu lari perlu diganti setelah menempuh jarak 500 hingga 800 kilometer. Tanda-tandanya adalah sol bawah yang mulai gundul, busa (midsole) yang mengeras atau berkerut parah, serta munculnya rasa pegal yang tidak biasa pada kaki setelah berlari.
Apakah sepatu lari mahal menjamin lebih enak dipakai?
Tidak selalu. Harga mahal biasanya membayar teknologi busa terbaru dan bobot yang lebih ringan (karbon). Namun untuk pelari pemula, sepatu lokal di kisaran Rp500 ribu - Rp700 ribu seringkali sudah sangat cukup memberikan kenyamanan dan perlindungan cedera.
Tips Memilih Sepatu Running yang Tepat
Sebelum memutuskan check-out di keranjang belanja Anda, pastikan Anda mempertimbangkan empat aspek fundamental berikut:
- Tujuan Latihan: Tentukan apakah sepatu akan dipakai untuk lari santai (easy run), latihan kecepatan (speed work), atau simulasi lomba (long run). Beda tujuan, beda jenis sol yang dibutuhkan.
- Analisis Tipe Kaki (Gait Analysis): Kenali apakah kaki Anda tipe Neutral, Overpronation (kaki miring ke dalam), atau Supination (miring ke luar). ASICS dan beberapa brand lokal kini menyediakan opsi untuk tipe kaki spesifik.
- Fitting dan Ukuran (Up-size): Saat berlari, kaki akan memuai karena aliran darah. Disarankan membeli sepatu lari dengan ukuran 0.5 hingga 1 nomor lebih besar (up-size) dari sepatu kerja/kasual Anda untuk memberikan ruang bagi jari kaki (toe box).
- Rasio Harga vs Durabilitas: Jika Anda berlari setiap hari, memiliki dua pasang sepatu (rotasi) yang lebih murah seringkali lebih efektif daripada satu sepatu mahal yang cepat rusak.
Harga yang tertera dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan marketplace dan promo yang berlaku. (Blibli/Tokopedia/Women's Health/Analisis Tim Redaksi/Z-10)
.png)
4 weeks ago
7



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3150608/original/034688400_1591913197-ps5-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474416/original/065895400_1768476260-3_Petinggi.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4940649/original/030602500_1725909892-Apple-iPhone-16-finish-lineup-240909.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5473427/original/064018200_1768443556-Potret_sisi_belakang_bodi_Redmi_Note_15_Pro_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475181/original/039823200_1768554526-Biwin_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5256784/original/092761500_1750254607-photo_6237496642689418828_y.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466750/original/002768900_1767853711-OpenAI_Rilis_ChatGPT_Health_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5285635/original/038391000_1752721652-Mobile_Record_Pre_Activity.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475304/original/095087700_1768564600-Numofest.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476422/original/056804200_1768748790-Alter_Ego_Menangkan_Derbi_Indonesia_di_M7_MLBB_Lawan_Onic_01.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5475769/original/060517500_1768648394-5_Fitur_Spotify_yang_Jadi_Alasan_Banyak_Pengguna_Enggan_Pindah_ke_Aplikasi_Lain.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474073/original/037917000_1768466045-Oppo_Reno_15_Series_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477012/original/054542900_1768806227-New_Project.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5473533/original/062462200_1768448014-Potret_sisi_belakang_bodi_Redmi_Note_15_Pro___3_.jpeg)